MESUJI NASIONAL

Selasa, 7 Januari 2020 - 02:32 WIB

2 tahun yang lalu

Pasukan Khusus LP2KP Soroti Desa Wirabangun Pengguna ADD

Perintisnew.com Mesuji, Pasukan Khusus LP2KP (Lembaga Pemantau Pembangunan Kinerja Pemerintah) M. Lusito soroti realisasi penggunaan ADD dan DD Desa Wirabangun, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.(7/1/2020)

Berdasarkan pemantauan dilapangan tim LP2KP bersama awak media banyak kejanggalan!!.. pada hari senin 23/12/2019 dibalai desa ” M. Lusito mengajukan beberapa pertanyaan kepada PJ kepala desa wirabangun Puji Rahayu” terkait pekerjaan DD dan ADD!

1. Batu sabes yang dianggarkan di RK 6 belum realisasi, 2. Gorong – gorong 2 titik di RK 6 baru 1 titik, 3. Bangunan gorong-gorong 2 titik dilapangan sepak bola juga baru 1 titik, 4. Lapangan voly serta pagar dianggarkan sekitar lebih kurang 90 juta belum direalisasikan, sumur bor 14 juta belum ada tanda pelaksanaan, sedangkan untuk rehab kantor balai desa besi yang dirab 0,75 namun dipasangkan yang 0,65.

Apakah sudah sesuai pelaksanaanya bu? Ya mas saya selaku PJ kepala Desa dan saya merangkap sebagai sekertaris desa memang benar banyak sekali bangunan yang belum terealisasikan terkait anggaran DD dan ADD 2019, sedangkan untuk pelaksanaan tahap satu aja yang dianggarkan 2 titik gorong-gorong, lapangan voly, sumur bor baru 2 titik gorong-gorong itu dibulan 8 pelaksanaanya.

Sambung terus terkait kambing dengan alokasi Bumdes dan batu sabes yang dihalaman balai desa kemana bu puji? Oh kalau batu sabes itu belum ditabur dan batu sabes hilang, pak lusito sedangkan kalau untuk kambing itu memang ada laporan dijual namun kalau untuk kambing jelas nya bisa langsung ke pengurus nya saja.. jelasnya

Sedangkan untuk pertanyaan terkait rehab kantor balai desa PJ kades ragu-ragu dalam menjawab nya!!. Saat rekanan pekerja rehab ditanya saya hanya pekerja mas dengan anggaran yang ada saya diperintah diminta tolong bagaimana cukupnya bangunan ini mas jawab rekanan yang enggan disebut namanya.

Sedangkan pelaksanaan tahap 1 gorong-gorong 2 titik menurut keterangan pelaksana kerjaan dari bulan 8/2019 sampai pekerjaan belum selesai semua bahkan saat ini saya belum menerima dana nya sama sekali pak kepada awak media sedangkan saat ditanyakan mas rendra terkait anggaran tersebut lempar ke bu puji.

Bu puji pun seolah lepas tangan sedangkan saya harus menanggung biaya yang mandek selama 4 bulan dan sekarang sudah ganti tahun. ungkap nya.

Dengan adanya temuan tersebut Tim LP2KP memberikan pernyataan besar dugaan ada korupsi berjamaah dengan anggaran DD dan ADD tahun 2019. Tegasnya(Tumija)

Artikel ini telah dibaca 197 kali

Juli 2021
R K J S M S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Baca Lainnya