MESUJI NASIONAL

Wednesday, 24 June 2020 - 16:16 WIB

2 weeks yang lalu

Relawan Ir. H. Joko Widodo : PT. Prima Alumga Kucing Kucingan Garap Tanah Wilayat Masyarakat desa sungai cambai

Perintis new.com Kabupaten Mesuji Lampung. Tiga organisasi masyarakat yaitu Posko perjuangan rakyat (Pospera), Gerakan rakyat Indonesia baru (GRIB), Serta Persatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) Sangat Menyayangkan tindakan perusahaan yang tidak selesai dalam mensosialisasikan program mitra kelapa sawit di desa sungai cambai yang tidak tepat sasaran.

Dalam hal ini sebagian masyarakat desa sungai cambai merasa tertekan dan dirugikan, karena mereka tidak mau ikut bermitra dengan PT. Prima Alumga, akan tetapi tetap tanah garapan masyarakat di gusur dan ditanami kelapa sawit.

“‘, Saya dari musim Harimau, beruang bercocok tanam disini bahkan rumah saya pun berdiri sampai sekarang semua orang tau kalau saya mencari nafkah disini, jadi apa salahnya kami ….apakah kami ini merampas, merampok sehingga kami selalu ditakuti serta mau ditangkap, apa kami salah kalau kami tidak mau ikut program mitra. Ungka p salah satu masyarakat sambil menangis yang tidak mau disebutkan namanya.(24/06/2020)

Awak media perintis new.com menyambangi kelompok Keluarga besar masyarakat yang lain

“Kami beberapa kali didatangi oleh humas PT. Prima Alumga disuruh angkat kaki dari tanah kami sendiri kalau tidak salah panggilan nya pak situs dengan tujuan nya agar kami segera pergi karena ini akan kami gusur, ada juga datang Kepala desa sungai cambai pak ibada sama mengusir kami., Kami bingung apa yang harus kami lakukan sedangkan kami sekeluarga besar puluhan tahun diam disini berkebun dan bercocok tanam. Kami berharap kepada bapak Presiden RI Ir. H. Joko Widodo tolong kami kemana kami minta keadilan. Ungkap sambil menangis.

Ditempat yang berbeda ketua ketua organisasi berserta masyarakat BPK Fendi yang juga tanah nya digarap perusahaan tanpa kordinasi, yaitu manajer bagian penanaman di kediaman nya. Untuk meminta agar tidak meneruskan proses kegiatan sebelum ada penjelasan yang sebenarnya agar tidak ada yang dirugikan.

“Menurut Agus kami janji akan hentikan kegiatan tersebut ,tapi kami sudah mengeluarkan dana¬† kepada Armedi CS untuk blok 12.13.14 dalam hal ini kami akan sampaikan kepada pimpinan saya, kalau ada pemiliknya yang sebenarnya dengan primer yang dibuat tahun 1981 memang ada di block itu ungkap nya.

“Menurut pak suharno memang ada parit lama sebelum di saat¬† saya membuka block yang bersangkutan dengan menggunakan exka kalau bapak pendi pemilik nya iya kebetulan akan Kami tinggal kan dulu dan kami mengerjakan yang lain. Ungkap nya. (Tim)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya