MESUJI NASIONAL

Thursday, 21 January 2021 - 17:56 WIB

1 month yang lalu

POSPERA dan PEKAT IB, Geram Umur 40 hari Sudah Hancur

Proyek Dana Bagi Hasil (DBH) belum sampai 40 Hari Sudah Hancur.

Kabupaten Mesuji Lampung Perintisnew.com Proyek Hotmix peningkatan jalan Simpang pematang dan brabasan (jln Nasional.). Jalur Anternatif Propinsi Lampung diwilayah kabupaten mesuji terkesan asal jadi, pasalnya baru terhitung beberapa hari jalan aspal tersebut sudah berlubang, bergelombang serta ada yang sudah rapuh sepanjang titik titik yang dikerjakan.(21/01/2021)

Kalau awak media lihat fakta di lokasi diduga kualitas sangat diragukan berd dimana proyek tersebut baru saja selesai 40 hari yang lalu.

Proyek pakai dana APBDP (DBH) dana berbagi hasil Tanggal kontrak 13 Oktober 2020 tender Pemerintah Kabupaten Mesuji Dinas pekerja umum dan penataan ruang tender pascakualifikasi satu file harga terendah sistem gugur APBDP 2020 Rp.3.005.764.000.00 dan nilai HPS paket Rp.3.005.627.212.83 cara pembayaran gabungan lumsum dan harga satuan dikerjakan oleh PT.Anugrah data ini kami rangkai dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kabupaten Mesuji (LPSE)

“Sangat disayangkan pengerjaan proyek baru selesai kok sudah rusak seharusnya hasilnya sangat maximal bukan sembarang kami masyarakat mesuji mintak pihak terkait berkerjalah profesional tutur toko masyarakat pak naim kebetulan rumah nya ada disekitar lokasi

“Ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp ketua DPRD Kabupaten Mesuji Elfiana mengatakan itu dana DBH Kerjasama antara Kabupaten Mesuji dengan Propinsi Lampung.

“Sebelum ini ditayangkan awak media di kirimkan ke sekretaris PUPR bapak Andi Nugraha ternyata langsung direspon dengan dibalas cap jempol aja rilisan tersebut.

“Temui dikediaman ketua PEKAT IB Pembela kesatuan Tanah air Indonesia bersatu Indra Prastiyansah S.H kalau kualitas hasil Hotmix yang baru beberapa hari selesai sudah rusak harusnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan rekanan di panggil oleh inspektorat lalu di minta pertanggung jawaban itu uang negara ada aturan yang mengatur jelas’Tutur beliau.

Lanjut Ini jadi PR besar untuk wakil bupati yang baru dilantik ibu Candra lela S.sos bupati mesuji H. Saply Th agar dapat menunjuk Kadis Bina Marga yang betul-betul memahami masalah infrastruktur.

Sehingga nanti kadis Bina Marga tidak asal tunjuk atau asal memenangkan tender Pada rekanan yang kurang kompeten dalam pembangunan infrastruktur,”punkas ketua PEKAT IB kabupaten Mesuji

Lanjut Dinas Bina Marga seharusnya meminta pertanggung jawaban pada rekanan setiap proyek yang dikerjakan tidak sesuai spesifikasi.

Saya berharap ,lanjut Indra” Dinas terkait meninjau kembali jalan hotmix yang sudah rusak dan terkesan asal jadi tersebut, bila tidak ada tindakan tegas dari dinas terkait terhadap rekanan yang kurang kompeten tersebut saya khawatir kedepan penkerjaan proyek pemerintah yang menggunakan anggaran APBD)APBN nanti nya akan semakin berantakan dan di anggap lumrah hal yang biasa oleh para rekanan atau kontraktor.(tutur ketua Pembela kesatuan Tanah air Indonesia bersatu)

“Relawan Ir H Joko Widodo Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Inspektorat Kabupaten Mesuji Untuk segera tindak tegas bagi Oknum Oknum yang tak bertanggung jawab kalau dibiarkan terus menerus Kabupaten Mesuji akan Hancur.

Bila ini terus di diamkan oleh Bina Marga, dan Inspektorat cuma berpangku tangan, yang akan dirugikan sudah pasti masyarakat banyak Sebagai pengguna jalan.”ungkap Wandi cs

Selanjutnya  dengan Hormat Bupati Mesuji, Wakil Bupati Mesuji Serta ketua DPRD kabupaten Mesuji apakah tidak ada fungsi fungsi pengawasan yang di intruksikan secara profesional demi menjaga serta mencegah kerugian negara.tutur wandi cs()(warkabTT)

 (Tim Nawacita)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya