MESUJI NASIONAL

Sunday, 8 November 2020 - 07:17 WIB

6 months yang lalu

Masyarakat: Jl. Di Kabupaten Mesuji Rusak tidak ada perhatian dari pemerintah Daerah

Sejumlah lokasi jalan raya di wilayah Simpang-pematang Kabupaten Mesuji kondisinya rusak parah dan membahayakan para penguna jalan. Kondisi kerusakan jalan rata-rata hampir separuh badan jalan dengan kedalaman mencapai 15 cm hingga 25 cm. Kondisi ini diperparah saat terjadi musim penghujan sehingga lubang jalan seperti kubangan di sawah.

Pantauan perintis new.com Minggu 8 November 2020, ada beberapa titik kondisi jalan raya rusak parah yakni Jalan jendral Sudirman antara desa Simpang pematang dan simpang-mesuji apalagi di dekat jembatan SMA dan kerusakan sudah sangat lama tidak ada perhatian dari pemerintah daerah.

Leh (52), warga Budi aji kepada perintis new.com mengatakan sudah satu tahun terakhir kondisi jalan di sebagaian jalan jenderal Sudirman rusak parah. Hingga saat ini belum juga ada perbaikan secara permanen oleh instansi pemerintah daerah kabupaten Mesuji

“Kondisi jalan rusak cukup membahayakan bagi penguna kendaraan yang akan melintasi jalan tersebut. Saat musih hujan para penguna kendaraan harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan susah untuk dilalui,” katanya.

Hal yang sama dikatakan, ujan (34), warga kecamatan panca jaya Dia prihatin atas rusaknya jalan raya apa lagi menuju ke A1 padahal itu jalan utama kabupaten Mesuji

“Selain rusak parah, kondisi jalan cukup membahayakan karena jalan rusak posisi berada di tikungan bahkan jalan alternatif,” katanya.

Ia meminta kepada pihak terkait untuk segara memperbaiki ruas jalan rusak tersebut. “Saya berharap pihak terkait dapat memperbaiki kondisi jalan rusak. Jangan sampai ada korban terlebih terus menerus barulah diperbaiki,” kata dia.

“Sambung Ketua Forum muda mudi mesuji, Suhendra Berharap dengan hormat kepada Bupati Mesuji dalam hal ini kepala PUPR untuk segera mendengar kan suara penderitaan masyarakat karena Jln itu nyawa dalam suatu Kota jadi jangan di Anggap perkara Gampang tolong di prioritaskan demi kepentingan masyarakat pada umumnya ungkanya. (Timjo)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya