Bawaslu Resmikan Acara SKPP, Apresiasi Bupati TBB

Lampung (PERINTISNEWS.com) Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia, bertempat di kabupaten Tulang bawang Provinsi Lampung Hotel Le,man (Kamis 24/6/21)

Diselenggarakannya SKPP diikuti oleh gabungan perwakilan tiga kabupaten yaitu Mesuji, Tulang Bawang Barat (TBB), dan Tulang Bawang di provinsi Lampung.

Acara tersebut langsung dibuka oleh Ketua Bawaslu RI Abhan, S.H., M.H. didampingi ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah,S.HI, MH, Bupati Tulang bawang barat Umar Ahmad, Asisten tiga Drs. Agus Rianto perwakilan kepala daerah dari kabupaten Mesuji, serta Dr. Pahada Hidayat mewakili kepala daerah Tulang bawang, Dan Tiga Ketua Bawaslu dari tiga kabupaten, Apri Susanto dari Mesuji, Median dari Tulang bawang barat, lalu Rahmad ketua Bawaslu Kabupaten Tulang bawang, Serta seluruh stakeholder perkopida dan seluruh anggota Bawaslu Provinsi Lampung.

“Dalam kesempatan Sambutan Ketua Bawaslu RI Abhan Mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya SKPP ialah menciptakan Kader Kader Pengawas Partisipatif serta mencerdaskan anak bangsa untuk menjadi relawan pengawas pemilu yang berintegritas tinggi, dalam menjunjung nilai-nilai Demokrasi serta bisa melahirkan pemimpin pemimpin yang amanah untuk bangsa Indonesia di pemilu yang akan datang. Ungkap Abhan

“Di waktu berlainan acara tersebut dalam sambutan Bupati Tulang bawang barat Umar Ahmad Sangat mengapresiasi dengan diadakannya Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) oleh Bawaslu RI, bila perlu kedepannya diformalkan dibuat sekolah, dan Tulang bawang barat Siap menghibahkan tanah bila perlu dibuat diperbatasan diantara kabupaten yang jaraknya sama sama dekat, tutur bupati tulang bawang barat.(Red)

READ BACA BOS KU!!!!  Siapa Memberikan Keterangan Palsu dalam Akta Otentik, Pidana"PSHT: 8 Hak Paten Di akui Menteri Hukum dan HAM,"

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.